reportaseupdate.com, Baturaja – Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Peninjuan diduga melarikan istri sah tetangganya sendiri. Hal tersebut terungkap ketika An suami sah UP mendatangi SPKT Polres OKU untuk melaporkan kejadian tersebut.
Menurut pengakuan AN yang didampingi langsung oleh orang tua UP, kejadian bermula ketika, dirinya yang menaruh curiga terhadap istrinya yang sering mengetik pesan di ponselnya saat malam hari. Setelah dilakukan interogasi ternyata istrinya membenarkan bahwa dirinya memiliki hubungan spesial dengan Pebri.
Usut punya usut, ternyata keduanya sudah main belakang selama 4 tahun dan sudah melakukan hubungan layaknya suami istri, hal itu terungkap ketika pebri mengakui perselingkuhannya dengan Up kepada orang tua Up.
Da amit-amitnya lagi, Pebri yang sudah memiliki istri dan 3 orang anak tersebut merengek minta restu untuk dinikahkan dengan Up kepada orang tua Up. Padahal jelas-jelas UP sudah memiliki suami dan anak. Malahan Pebri dengan iming-iming berjanji jika memiliki uang Rp 80 hingga 100 juta, akan membangunkan rumah untuk UP.
Mendapati hal tersebut An lantas berniat menemui Pebri bersama istrinya untuk menanyakan kejelasan status hubungan mereka. Sekitar pukul 07.00 WIB (30/1) An beserta Up menunggu Pebri di Desa Bindu, namun Pebri tak kunjung datang.
Kemudian keduanya pulang kerumah dan An mendatangi rumah orang tua Up untuk memberitahukan kelakuan Up dan Pebri. Sekitar pukul 09.00 WIB, ketika An masih di rumah orang tua Up ternyata UP sudah meninggalkan rumah dengan membawa serta pakaiannya.
“Kami mencari kemana-mana dengan orang tuanya, termasuk menanyakan ke yang bersangkutan dan keluarganya. Katanya mereka berada di Palembang,” kata An.
Namun keluarga dibuat kembali tegang ketika Up dipulangkan oleh Pebri pukul 12 malam,” Iya tiba-tiba istri saya dipulangkan jam 12 malam kerumah oleh yang bersangkutan tanpa rasa bersalah,” kata An
Oleh karena itu, An bersama orang tua Up dan perangkat Desa mendatangi SPKT Polres OKU untuk melaporkan Pebri karena telah membawa lari Istrinya tanpa izin dan sepengetahuannya.
Hingga berita ini diturunkan Pebri belum memberikan merespons saat dikonfirmasi melalui pesan singkat ke nomor pribadinya.















